Jurusan Pendidikan Bahasa Arab
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan
Universitas Islam Negeri Ponorogo
Order processing time 24h
Jurusan Pendidikan Bahasa Arab
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan
IAIN Ponorogo

Perkuat Mutu dan Jejaring Akademik, PBA UIN Ponorogo Hadiri Rakernas PPPBA 2026 di Yogyakarta

September 24, 2026

PBA UIN Ponorogo Hadiri Konferensi Internasional Mudirrudh-dhad, Bahas Transformasi Pendidikan Bahasa Arab di Era AI

September 25, 2026
Berita

Matangkan Kurikulum Masa Depan, PBA UIN Ponorogo Ikuti FGD Penguatan Acuan Kurikulum Nasional 2026

Momentum Rapat Kerja Nasional Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PPPBA) Tahun 2026 dimanfaatkan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo untuk […]

Matangkan Kurikulum Masa Depan, PBA UIN Ponorogo Ikuti FGD Penguatan Acuan Kurikulum Nasional 2026
Admin
September 25, 2026

Momentum Rapat Kerja Nasional Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PPPBA) Tahun 2026 dimanfaatkan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo untuk melakukan Focus Group Discussion (FGD) bersama sejumlah Program Studi PBA dari perguruan tinggi lain. FGD tersebut melibatkan PBA UIN Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto, PBA UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, dan PBA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Pembahasan difokuskan pada Keputusan Ketua Umum Perkumpulan Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PPPBA) Indonesia tentang Dasar/Pokok Acuan Kurikulum Prodi Pendidikan Bahasa Arab Indonesia Tahun 2026, sebagai bagian dari upaya menyelaraskan arah pengembangan kurikulum PBA di tingkat nasional.

Salah satu substansi penting yang menjadi perhatian dalam FGD adalah profil lulusan utama Program Studi Sarjana Pendidikan Bahasa Arab. Dalam acuan tersebut, lulusan diarahkan menjadi pendidik bidang studi Bahasa Arab pada satuan pendidikan tingkat dasar dan menengah yang memiliki kemampuan pedagogis dan profesional, termasuk kemampuan melakukan refleksi terhadap praktik pembelajaran dan penelitian tindakan untuk perbaikan pembelajaran secara berkelanjutan. Profil tersebut juga menekankan karakter kritis, inovatif, kreatif, komunikatif, transformatif, kolaboratif, dan bertanggung jawab, dengan pemanfaatan ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni sebagai bagian dari pengembangan kompetensi lulusan.

FGD juga membahas Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) minimal yang perlu menjadi acuan bersama dalam pengembangan kurikulum PBA. CPL tersebut mencakup penguasaan konsep keilmuan bahasa dengan objek kajian Bahasa Arab; penguasaan konsep pendidikan dan pembelajaran Bahasa Arab; pemahaman dasar kesusastraan, kebudayaan Arab, dan penerjemahan; serta keterampilan berbahasa Arab komunikatif. Selain itu, lulusan diharapkan mampu menyusun perangkat pembelajaran Bahasa Arab berbasis teknologi informasi dan komunikasi sesuai kebutuhan stakeholders, melaksanakan pembelajaran profesional yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, serta merencanakan dan melaksanakan penelitian di bidang pendidikan Bahasa Arab dan mempublikasikannya pada jurnal nasional bereputasi.

Bagi PBA UIN Ponorogo, pembahasan tersebut menjadi ruang strategis untuk merefleksikan kesesuaian antara arah kurikulum program studi dengan perkembangan standar dan kebutuhan Pendidikan Bahasa Arab di tingkat nasional. Diskusi lintas perguruan tinggi juga memberikan kesempatan untuk membandingkan praktik pengembangan kurikulum, memetakan kebutuhan stakeholders, serta mendiskusikan bagaimana CPL nasional dapat diterjemahkan secara kontekstual ke dalam struktur kurikulum, bahan kajian, mata kuliah, pembelajaran, dan asesmen di masing-masing program studi.

Melalui FGD ini, PBA UIN Ponorogo menunjukkan komitmennya untuk terlibat aktif dalam pengembangan kurikulum Pendidikan Bahasa Arab yang selaras secara nasional sekaligus responsif terhadap kebutuhan lokal dan perkembangan zaman. Hasil diskusi diharapkan menjadi bahan penting bagi program studi dalam melakukan penguatan dan penyempurnaan kurikulum, khususnya dalam memastikan keterkaitan antara profil lulusan, CPL, proses pembelajaran, pemanfaatan teknologi, penelitian, dan kebutuhan dunia pendidikan. Dengan demikian, pengembangan kurikulum tidak berhenti pada penyelarasan dokumen, tetapi diarahkan untuk memastikan lulusan PBA memiliki kompetensi yang relevan dan mampu berkontribusi secara profesional dalam pengembangan pembelajaran Bahasa Arab. (AK)

✕