Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo turut berperan aktif dalam rangkaian kegiatan benchmarking kemahasiswaan di Universitas Pendidikan Indonesia yang dilaksanakan pada 10 Desember 2025. Setelah mengikuti agenda bersama Wakil Rektor, rombongan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Ponorogo melanjutkan kegiatan dengan Focus Group Discussion (FGD) bersama Ketua Divisi Talenta Universitas Pendidikan Indonesia, Dr. Mokh. Iman Firmansyah, S.Pd.I., M.Ag., selaku Kepala Divisi Pembinaan Talenta dan Kewirausahaan.
Dalam FGD tersebut, Prodi PBA UIN Ponorogo memperoleh pemaparan komprehensif terkait strategi pengembangan talenta mahasiswa, pola pendampingan kewirausahaan, serta skema kolaborasi program yang berpotensi untuk diimplementasikan secara bersama di masa mendatang. Diskusi berlangsung secara dialogis dan interaktif, memberikan ruang bagi peserta untuk menggali lebih dalam praktik pengelolaan pembinaan talenta dan kewirausahaan mahasiswa yang telah diterapkan di Universitas Pendidikan Indonesia.

Melalui forum ini, Prodi PBA tidak hanya mendapatkan wawasan konseptual, tetapi juga perspektif praktis mengenai penguatan peran perguruan tinggi dalam mendampingi mahasiswa mengembangkan potensi akademik, minat, bakat, dan jiwa kewirausahaan. Berbagai gagasan strategis yang dibahas menjadi bahan refleksi bagi Prodi PBA dalam merancang program kemahasiswaan yang adaptif, inovatif, dan selaras dengan kebutuhan mahasiswa di era pendidikan tinggi saat ini.
Kegiatan benchmarking ini memberikan manfaat nyata bagi kedua institusi. Pertukaran informasi terkait pola pembinaan kemahasiswaan serta pengembangan bakat dan minat mahasiswa membuka peluang adopsi praktik baik yang dapat disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan masing-masing kampus. Selain itu, kegiatan ini turut memperluas wawasan akademik dosen serta membuka jejaring kolaborasi lintas perguruan tinggi melalui dialog dan forum ilmiah yang konstruktif.
Ke depan, Prodi PBA UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo berharap sinergi yang telah terbangun dapat ditindaklanjuti dan diperkuat melalui kerja sama formal dalam berbagai program kolaboratif, seperti joint seminar, riset bersama, pertukaran mahasiswa, hingga pengembangan program kewirausahaan dan pembinaan talenta mahasiswa lintas kampus. Diharapkan, kolaborasi ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan mutu pembelajaran dan kegiatan kemahasiswaan, tetapi juga melahirkan inovasi program yang berkelanjutan dan relevan dengan tuntutan zaman.
Kontributor: Abdul Kholiq




