Ponorogo, 20 Februari 2026. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo menyelenggarakan kegiatan ilmiah bertajuk FTIK Ramadhan Series 1447 H dengan tema besar “Dari Pena ke Peradaban: Diseminasi Karya Ilmiah dalam Spirit Ramadhan”. Melalui rangkaian kegiatan ini, FTIK berupaya meneguhkan posisi pena—sebagai simbol ilmu pengetahuan, riset, dan karya tulis—sebagai motor penggerak peradaban yang berakar pada nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan.

Kegiatan FTIK Ramadhan Series 1447 H Seri #1 ini diselenggarakan secara daring pada Jumat, 20 Februari 2026, pukul 09.00–11.00 WIB melalui platform Zoom Meeting. Acara dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Prof. Dr. Mukhibat, M.Ag. Dalam sambutannya, Mukhibat menegaskan bahwa secara intelektual kegiatan ini bertujuan menguatkan tradisi menulis ilmiah di kalangan dosen dan mahasiswa FTIK sehingga lahir karya-karya yang bermutu, terpublikasi, dan berdampak sosial, sekaligus mendorong diseminasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat agar tidak berhenti pada laporan dan artikel, tetapi menjadi wacana publik yang mencerahkan dan turut memecahkan problem pendidikan, sosial, dan keagamaan. “Kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan budaya dialog ilmiah yang kritis, reflektif, dan konstruktif dengan menjadikan forum Ramadhan sebagai ruang berbagi gagasan, teori, dan pengalaman praktis di bidang tarbiyah dan ilmu keguruan, serta mengintegrasikan nilai-nilai spiritual Ramadhan—seperti keikhlasan, kedisiplinan, dan kepedulian—ke dalam etos keilmuan, sehingga aktivitas akademik tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara moral dan spiritual,” pungkasnya.
Pada Seri #1 FTIK Ramadhan Series 1447 H, tema yang diangkat adalah “Ta‘līm al-Kitābah al-Wazīfiyyah al-Qā’imah ‘alā al-Masyārī‘” atau “Pembelajaran Menulis Fungsional Berbasis Proyek”. Tema ini berangkat dari hasil penelitian disertasi tentang Project-Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran bahasa Arab yang menunjukkan bahwa model berbasis proyek mampu meningkatkan motivasi belajar, kreativitas, serta kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) peserta didik sekaligus menguatkan keterampilan berbahasa secara produktif, termasuk keterampilan menulis. Dalam konteks menulis fungsional, pendekatan ini terbukti efektif untuk mengembangkan materi dan aktivitas yang dekat dengan kebutuhan nyata mahasiswa, misalnya penyusunan teks tugas akhir, laporan, atau produk tulis lain yang berorientasi pada pemecahan masalah.

Narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Dr. Ali Baul Chusna, M.S.I., dosen FTIK UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo yang mengembangkan kajian dan praktik pembelajaran menulis fungsional berbasis proyek, termasuk pengembangan bahan ajar menulis bahasa Arab fungsional dengan model pengembangan instruksional terkini. Dalam paparannya, Dr. Ali Baul Chusna tidak hanya menjelaskan konsep dan landasan teoritis PjBL, tetapi juga memaparkan temuan-temuan penelitian terkait efektivitas model ini dalam meningkatkan kemampuan menulis fungsional mahasiswa, mulai dari peningkatan kualitas produk tulisan, penguatan kemandirian belajar, hingga terbentuknya kolaborasi akademik dalam penyelesaian proyek. Jalannya sesi dipandu oleh Rizka Ellyana Maslihah, M.Pd., dosen FTIK, yang berperan memastikan diskusi berlangsung dialogis serta mengarahkan sesi tanya jawab agar mampu menggali implikasi praktis hasil penelitian tersebut bagi pengembangan pembelajaran bahasa dan kepenulisan di kelas-kelas FTIK maupun lembaga pendidikan lainnya.

FTIK Ramadhan Series ini menawarkan berbagai benefit yang secara langsung mendukung peningkatan kemampuan menulis Arab mahasiswa. Selain e-sertifikat sebagai pengakuan formal atas partisipasi dalam forum ilmiah, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi akademik yang mempertemukan dosen, mahasiswa, peneliti, dan praktisi pendidikan bahasa Arab dari berbagai institusi, sehingga peserta dapat saling berbagi pengalaman dalam pengembangan maharah kitābah. Melalui paparan materi, diskusi kritis, dan contoh-contoh tugas proyek penulisan teks fungsional berbahasa Arab, peserta memperoleh penguatan keilmuan yang aplikatif, terutama terkait strategi mengajarkan dan melatih keterampilan menulis Arab yang baik dan benar. Seluruh rangkaian acara ini diselenggarakan secara gratis dan terbuka untuk umum, sehingga memberikan kesempatan luas bagi sivitas akademika dan pemerhati bahasa Arab untuk terlibat tanpa hambatan biaya. Melalui kegiatan ini, FTIK menegaskan komitmennya untuk terus mendorong diseminasi karya ilmiah dosen dan pengembangan kompetensi kepenulisan akademik berbahasa Arab yang berorientasi pada kemaslahatan umat dalam nuansa Ramadhan, dengan harapan lahir ekosistem keilmuan yang produktif, inklusif, dan berakar kuat pada nilai-nilai spiritual Islam.

Harapannya, FTIK Ramadhan Series menjadi tradisi akademik yang berkelanjutan, yang melahirkan komunitas ilmuwan dan praktisi pendidikan yang produktif menulis, kolaboratif dalam riset, serta peka terhadap kebutuhan umat. Kegiatan ini diharapkan pula memperkuat identitas FTIK sebagai rumah intelektual yang menjadikan Ramadhan bukan sekadar momentum ritual, tetapi juga musim subur bagi kelahiran ide-ide baru, pembaruan kurikulum, dan inovasi pedagogis yang menebar kemaslahatan, sehingga suasana Ramadhan di lingkungan civitas akademika tidak hanya semarak secara spiritual, tetapi juga kaya dengan dinamika intelektual yang menumbuhkan peradaban ilmu.



